
SURAKARTA – Pelatihan Cambridge Life Skills menjadi langkah strategis bagi MI Muhammadiyah Kauman dalam meningkatkan kompetensi guru. Kepala madrasah Muhammad Sukron, S.Pd.I., bersama dua guru Bahasa Inggris mengikuti kegiatan Cambridge Life Skills in Action: Bringing Language Learning and Life Skills Together in the Classroom di HARRIS Hotel & Conventions Surakarta pada Selasa (28/7/2026).
Pelatihan tersebut menghadirkan Debora Gordon sebagai pembicara utama yang memaparkan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Inggris dengan pengembangan life skills di dalam kelas. Menurutnya, pembelajaran bahasa tidak hanya berorientasi pada penguasaan tata bahasa dan kosakata, tetapi juga harus mampu menumbuhkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, serta pemecahan masalah.
Pelatihan Cambridge Life Skills Dorong Pembelajaran yang Relevan
Dalam sesi utama, Debora Gordon menekankan bahwa peserta didik memerlukan pengalaman belajar yang mampu menghubungkan kemampuan berbahasa dengan keterampilan hidup. Pendekatan ini diyakini dapat membantu siswa menjadi pribadi yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
Selain sesi utama, peserta juga mengikuti sesi kepemimpinan (leader session) yang dipandu Yusuf Seto dan Adi Prakoso. Pada kesempatan tersebut, keduanya menjelaskan pentingnya membangun wawasan global bagi para pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual sesuai perkembangan dunia pendidikan.
Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, adaptif, dan memiliki kompetensi abad ke-21.
Komitmen MI Muhammadiyah Kauman Tingkatkan Kompetensi Guru
Kepala MI Muhammadiyah Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Pelatihan Cambridge Life Skills merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik melalui pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini memberikan banyak inspirasi bagi kami untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik, kontekstual, serta mampu mengembangkan keterampilan hidup peserta didik. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di MI Muhammadiyah Kauman demi meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencetak generasi yang unggul serta berdaya saing global,” ungkapnya.
Sementara itu, Ayu Legita, S.Pd., dan Lailatul Latifa, S.Pd., mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai strategi pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih komunikatif, interaktif, sekaligus berorientasi pada penguatan karakter dan kompetensi global siswa.

Hasil Pelatihan Cambridge Life Skills Siap Diimplementasikan
Keikutsertaan dalam Pelatihan Cambridge Life Skills semakin menegaskan komitmen MI Muhammadiyah Kauman untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang inspiratif, menyenangkan, serta mampu mempersiapkan peserta didik menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki wawasan global.
Pelatihan Cambridge Life Skills Bekali Guru Hadapi Tantangan Pendidikan Global
Perkembangan dunia pendidikan menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi. Pembelajaran abad ke-21 tidak lagi berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membangun kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif. Karena itu, pelatihan seperti Cambridge Life Skills menjadi sarana penting bagi guru untuk memperbarui wawasan sekaligus memperkaya strategi pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.

Bagi MI Muhammadiyah Kauman, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru yang terus belajar akan mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, memanfaatkan metode pembelajaran yang variatif, serta mendorong siswa lebih percaya diri menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan guru, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas belajar peserta didik.
Dampak Pelatihan Cambridge Life Skills bagi Madrasah
Pelatihan Cambridge Life Skills diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi guru yang mengikuti kegiatan, tetapi juga membawa dampak positif bagi seluruh ekosistem pembelajaran di MI Muhammadiyah Kauman. Strategi pembelajaran yang lebih komunikatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, peserta didik juga didorong mengembangkan keterampilan berpikir kritis, bekerja sama, memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 sekaligus memperkuat komitmen MI Muhammadiyah Kauman untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berwawasan global.
Penutup
Melalui Pelatihan Cambridge Life Skills, MI Muhammadiyah Kauman semakin menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif, komunikatif, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kompetensi global peserta didik.

