
“Alhamdulillah, sebagai langkah awal kepengurusan kami, PCIM Britania Raya dan Irlandia telah resmi menjadi anggota Dewan Muslim Inggris, yang pertama dan masih satu-satunya dari Indonesia hingga saat ini. Tentu, dalam kerja-kerja nyata ke depan, kami akan senantiasa meminta dukungan dan terus membuka ruang kolaborasi serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk bersama-sama berdakwah kepada masyarakat global, khususnya di wilayah Britania Raya dan Irlandia,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya, Irlandia, dan IMO Desra Percaya, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal, bersama-sama mensupport berbagai bentuk kegiatan maupun kerjasama yang dilakukan oleh komunitas masyarakat Indonesia di Britania Raya.
“Saya berharap PCIM Britania Raya dan Irlandia dapat memikul tanggung jawab dengan integritas, dedikasi, dan semangat pelayanan yang kuat bagi Muhammadiyah, masyarakat Indonesia, serta masyarakat luas di Inggris dan Irlandia,” ujar Desra.
Kemudian lebih jauh, agenda pengukuhan ini turut dihadiri oleh pimpinan tertinggi MCB, Sekretaris Jenderal MCB Wajid Akhter. Dalam kesempatan yang dihadirinya itu, Wajid menyampaikan apresiasi tingginya terhadap Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam yang besar. Bahkan, ia mengaku telah mengenal dan diajarkan tentang Muhammadiyah sejak kecil. Maka dari itu, ia menilai kehadiran Muhammadiyah di MCB membawa nilai dan pesan penting bagi penyebaran dakwah Islam dan memperkuat penyatuan umat Muslim di kawasan Britania Raya.
“Ketika saya masih kecil, saya mengingat bahwa saya sudah belajar tentang Muhammadiyah. Organisasi ini tidak hanya membangun sekolah ataupun rumah sakit, tapi juga membangun manusianya,” ungkap Wajid.
Karena itu, Wajid menyambut baik bergabungnya Muhammadiyah ke dalam keanggotaan MCB. Bahkan ia menyampaikan apresiasi tersebut dengan ungkapan: “Bukan Muhammadiyah yang bergabung ke MCB, tetapi justru MCB-lah yang bergabung ke Muhammadiyah,” kata Wajid.
Hadirnya kerja-kerja dan komitmen kontribusi Muhammadiyah di Britania Raya dan Irlandia menggambarkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya hadir untuk kesejahteraan masyarakat lokal Indonesia saja, namun juga sangat terbuka untuk berkontribusi nyata untuk peradaban muslim global. Dengan jejaring internasional dan pengalaman Muhammadiyah yang luas, PCIM Britania Raya dan Irlandia diharapkan mampu menerjemahkan komitmennya ke dalam program-program kolaboratif yang berdampak nyata. Dengan demikian, keberadaan Muhammadiyah tidak hanya memperkuat komunitas muslim Indonesia di Britania Raya, tetapi juga turut mengambil bagian dalam kerja-kerja kemanusiaan dan pembangunan peradaban bersama masyarakat global. (Bhisma)
Sumber: muhammadiyah.or.id
