Friday, July 10, 2026
  • Login
Muhammadiyah Wiradesa
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video
No Result
View All Result
Muhammadiyah Wiradesa
No Result
View All Result
Home Kabar Persyarikatan

Lama Vakum, Status PCIM Republik Islam Iran Kembali Diaktifkan

muhwides by muhwides
June 10, 2023
in Kabar Persyarikatan
200 0
0
Lama Vakum, Status PCIM Republik Islam Iran Kembali Diaktifkan
100
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TEHERAN – Diwakili Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengukuhkan reaktivasi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Republik Islam Iran secara zoom, Kamis (8/6).

Selain itu, Abdul Mu’ti juga mengukuhkan kepengurusan PCIM Republik Islam Iran periode 2023-2025. Untuk diketahui, PCIM Iran (berdiri pada 2005) merupakan cabang internasional Muhammadiyah tertua kedua setelah PCIM Mesir (berdiri pada 2002).

Dengan diaktifkan kembali status PCIM Republik Islam Iran, maka Muhammadiyah total memiliki 30 cabang internasional di seluruh dunia.

Menyampaikan tahniah, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa PP Muhammadiyah telah menetapkan SK kepengurusan PCIM Iran sejak bulan Mei 2023.

Aktivasi kembali status PCIM Iran kata dia memiliki beberapa alasan kuat, misalnya kuatnya ikatan historis Indonesia dan Iran dalam bidang sosial, budaya, dan agama, relasi interaksi intelektual lewat tradisi turats/literatur studi Islam, dan relasi Iran-Indonesia di masa perjuangan kemerdekaan.

“Dan ini saya kira menjadi bagian dari usaha Muhammadiyah untuk melakukan berbagai upaya internasionalisasi dan upaya untuk memperkuat dan memperluas jejaring Muhammadiyah di mancanegara. Karena itu kami menyampaikan terima kasih dan menyambut baik apa yang disampaikan Pak Dubes Roni Prasetyo Yuliantoro tentang berbagai usaha bersama yang nanti bisa dikerjasamakan,” ujarnya.

Senada dengan Abdul Mu’ti, Duta Besar LBBP KBRI Teheran, Roni Prasetyo Yuliantoro menilai adanya kedekatan antara Indonesia dan Iran sejak ratusan tahun lampau. Karena itu, dia berharap aktivasi kembali PCIM Iran dapat mempererat keharmonisan hubungan dua negara. KBRI, kata dia siap memfasilitasi kegiatan PCIM.

Sementara itu, Ketua PCIM Iran 2023-2025, Syahrul Ramadhan mengatakan jika inisiator hubungan Muhammadiyah dengan Iran telah berlangsung lewat dua hal. Pertama, interaksi pemikiran KH. Ahmad Dahlan dengan tokoh asal Persia, Jamaluddin Al-Afghani. Kedua, lewat kader Muhammadiyah yang menjadi dubes RI untuk Iran pada tahun 1952, H.M. Rasjidi.

Menurut Syahrul, vakumnya PCIM Iran disebabkan oleh minimnya kader setelah mereka selesai menyelesaikan studi di Iran. Ketersediaan kader, akan menjadi perhatian PCIM Iran ke depan.

Untuk program PCIM Iran pada periode ke depan, Syahrul menyebut ada delapan agenda yang akan dikawal, antara lain; 1) menjembatani kerja sama Universitas Muhammadiyah dengan universitas di Iran, 2) menjembatani mahasiswa yang kuliah di Iran untuk melanjutkan kaderisasi, 3) mendirikan Lazismu untuk mendukung kegiatan filantropi Muhammadiyah, 4) menerbitkan buku dan penerjemahan, 5) menjembatani kerja sama di bidang teknologi kesehatan, 6) memperkenalkan Islam Indonesia dan Islam Berkemajuan Muhammadiyah, 7) siap mendistribusikan kader potensial Muhammadiyah di Iran kepada Persyarikatan, dan terakhir, 8) menatap asa untuk mendirikan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Iran. (afn)

Previous Post

Pesan Haedar: Menjaga Keunggulan Muhammadiyah, Kuncinya Tidak Melupakan Semangat Berkemajuan

Next Post

Majelis Diktilitbang dan Sejumlah PTMA Jalin Kerjasama dengan Kampus Korea Selatan

Next Post
Majelis Diktilitbang dan Sejumlah PTMA Jalin Kerjasama dengan Kampus Korea Selatan

Majelis Diktilitbang dan Sejumlah PTMA Jalin Kerjasama dengan Kampus Korea Selatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Home
  • Organisasi
  • Anggota
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
  • Tokoh
  • Video

© 2023 PCM - Muhammadiyah Wiradesa.

No Result
View All Result
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video

© 2023 PCM - Muhammadiyah Wiradesa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist