Thursday, May 21, 2026
  • Login
Muhammadiyah Wiradesa
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video
No Result
View All Result
Muhammadiyah Wiradesa
No Result
View All Result
Home Artikel Khutbah Jumat

MERAIH KEBERKAHAN RIZKI PADA JUAL BELI

muhwides by muhwides
January 1, 2026
in Khutbah Jumat
0 0
0
MERAIH KEBERKAHAN RIZKI PADA JUAL BELI
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Petukangan, Wiradesa – Keberkahan rezeki dalam transaksi jual beli menjadi tema utama dalam kajian rutin bertajuk Pembahasan Kitab Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah yang diselenggarakan di Musholla Ta’aruf Petukangan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Selasa malam (30/12/2025).

Dalam kajian yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut, pemateri Ustadz Nisfun Nahar, M.Pd., menegaskan bahwa keberkahan rezeki tidak hanya diukur dari jumlah materi, tetapi dari bertambahnya kebaikan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

“Salah satu ciri keberkahan rezeki adalah ketika harta itu mendatangkan kebaikan, baik untuk kehidupan di dunia maupun sebagai bekal di akhirat,” ujar Ustadz Nisfun Nahar dalam penyampaiannya.

Ia menjelaskan, Islam menempatkan kejujuran sebagai prinsip utama dalam aktivitas ekonomi. Bahkan, menurutnya, pedagang yang jujur memiliki kedudukan mulia di sisi Allah ﷻ.

PEDAGANG JUJUR AKAN DIBANGKITKAN BERSAMA PARA NABI
Kejujuran dalam berdagang bukan hanya membawa keberkahan di dunia, tetapi juga menjadi jalan menuju kemuliaan di akhirat. Seorang pedagang yang jujur, amanah, dan menjaga integritasnya akan mendapatkan kedudukan istimewa di sisi Allah ﷻ.
Allah ﷻ berfirman:
ۚوَاَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيْزَانَ بِالْقِسْطِۚ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۚ وَاِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوْا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبٰىۚ وَبِعَهْدِ اللّٰهِ اَوْفُوْاۗ ذٰلِكُمْ وَصّٰىكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَۙ
“Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Apabila kamu berbicara, lakukanlah secara adil sekalipun dia kerabatmu. Penuhilah pula janji Allah. Demikian itu Dia perintahkan kepadamu agar kamu mengambil pelajaran.” (QS Al-An‘ām [6]: 152)

Lebih lanjut, Ustadz Nisfun Nahar menekankan bahwa setiap usaha yang berpotensi menimbulkan kerusakan, baik secara moral, sosial, maupun lingkungan, dilarang dalam ajaran Islam. Hal tersebut sejalan dengan tujuan syariat Islam yang mengedepankan kemaslahatan umat.

Menurutnya, syariat Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk usaha harus membawa manfaat dan menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin), bukan justru menimbulkan mudarat.

Kajian rutin ini diikuti oleh jamaah Musholla Ta’aruf Petukangan dengan antusias. Selain sebagai sarana menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan beretika dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Kajian ditutup dengan doa bersama dan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para pelaku usaha untuk selalu mengedepankan kejujuran serta nilai-nilai Islam dalam mencari rezeki.

kontributor : ahmad hidayat (PRM Petukangan)

Tags: #muhammadiyahjawatengah#muhammadiyahpekalongan#muhammadiyahwiradesa#tablighmu
Previous Post

Rapat Koordinasi Perencanaan Semester 2, MI Muhammadiyah Kauman Matangkan Agenda Kegiatan

Next Post

Enam Atlet Tapak Suci MI Muhammadiyah Kauman Raih Prestasi di Kejuaraan Daerah Ke 10 Tapak Suci Kabupaten Pekalongan

Next Post

Enam Atlet Tapak Suci MI Muhammadiyah Kauman Raih Prestasi di Kejuaraan Daerah Ke 10 Tapak Suci Kabupaten Pekalongan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Home
  • Organisasi
  • Anggota
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
  • Tokoh
  • Video

© 2023 PCM - Muhammadiyah Wiradesa.

No Result
View All Result
  • Home
  • Organisasi
    • Profil
    • Anggota Pimpinan Cabang
    • Ideologi dan Pedoman
    • Majelis dan Lembaga
    • Organisasi Otonom
    • Amal Usaha
      • Ibadah (masjid dan mushalla)
      • Pendidikan (madrasah, pesantren)
      • Kesehatan
      • Ekonomi
    • Data tanah wakaf
    • Ranting
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Registrasi Anggota Wiradesa
    • Pendaftaran KTAM online
  • Kabar Persyarikatan
  • Artikel
    • Hukum Islam
    • Tanya Jawab Agama
    • Kultum
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Id
    • Khutbah Gerhana
    • Khutbah Istisqa
  • Tokoh
  • Video

© 2023 PCM - Muhammadiyah Wiradesa.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist