Wiradesa, 22 Januari 2026 — Kolaborasi Muhammadiyah Wiradesa bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kantor Layanan (KL) Wiradesa, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wiradesa, serta Klinik Pratama Aisyiyah (KPA) menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan bagi para pengungsi korban banjir di Posko Masjid Eks Pabrik Dupantex dan Kopindo, Kamis (22/1).
Kegiatan dipusatkan di Posko Masjid Eks Pabrik Dupantex dan dilanjutkan di lokasi Posko pengungsian Kopindo. Sekitar 100 pengungsi di masing-masing lokasi menjadi sasaran layanan kesehatan dan bantuan logistik yang disalurkan oleh tim relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Bakti sosial kesehatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan gratis kepada para pengungsi yang mengalami keluhan kesehatan akibat dampak banjir. Tim medis dari Klinik Pratama Aisyiyah hadir lengkap dengan tenaga medis dan obat-obatan untuk memastikan layanan berjalan optimal.

Ketua LazisMu KL Wiradesa, H. Slamet Fahrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian persyarikatan terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah dan Aisyiyah kepada para pengungsi korban banjir. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan dasar secara cepat dan mudah,” ujarnya.
Ketua PCA Wiradesa, Hj. Umu Hanik, menegaskan bahwa PCA, KPA, PCM, dan LazisMu berupaya cepat tanggap dalam merespons musibah banjir yang menimpa warga Tirto dan sekitarnya.
“PCA, KPA, PCM, dan LazisMu berusaha cepat tanggap dalam musibah darurat banjir yang menimpa warga Tirto dan sekitarnya. Meski dikoordinasikan secara singkat, kami bisa hadir memberi bantuan kepada para penyintas banjir. Semoga hadirnya kami bisa membawa manfaat,” tuturnya.
Selain layanan kesehatan, panitia juga menyalurkan bantuan logistik berupa biskuit Cahaya sebanyak dua karton, minyak kayu putih untuk 90 kepala keluarga yang merupakan dukungan dari PCM dan LazisMu, serta air mineral.
Badan Pengelola Harian Klinik Pratama Aisyiyah, Hj. Mari Sumarni, menjelaskan bahwa sebagian besar keluhan pengungsi berupa demam, flu, dan gangguan kulit akibat kondisi lingkungan pascabanjir.
“Tim medis Klinik Pratama Aisyiyah berupaya memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis agar kondisi kesehatan para pengungsi segera pulih,” jelasnya.

Kegiatan di lokasi Posko Masjid Eks Pabrik Dupantex juga diwarnai aktivitas edukatif dan hiburan bagi anak-anak usia TK dan SD. Relawan mengadakan permainan dan kuis sederhana serta memberikan hadiah uang bagi anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan, sebagai bentuk dukungan psikososial agar anak-anak tetap ceria di tengah situasi pengungsian.
Pada pukul 11.00 WIB, tim relawan melanjutkan kegiatan ke lokasi pengungsian Kopindo dengan jumlah pengungsi sekitar 100 orang. Di lokasi ini, relawan kembali membagikan air mineral, minyak kayu putih, dan biskuit Cahaya kepada para pengungsi. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB.
Kepala Kantor Kesekretariatan PCM & Lazismu Wiradesa, Mustaqim, SE menambahkan bahwa kolaborasi LazisMu, PCM, PCA, dan Klinik Pratama Aisyiyah merupakan bentuk sinergi persyarikatan dalam dakwah sosial kemanusiaan, khususnya pada situasi kebencanaan. Ia berharap kegiatan ini dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di masa pascabanjir.
Kegiatan bakti sosial ini menegaskan komitmen Muhammadiyah dan Aisyiyah Wiradesa untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan logistik, serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak bencana.

