
KAUMAN – Sebanyak 500 paket sayuran dibagikan siswa MI Muhammadiyah Kauman kepada masyarakat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Senin (24/8/2026). Kegiatan di sekitar MIM Kauman hingga Masjid Sabilurrahman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran siswa untuk menerjemahkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui kepedulian dan berbagi.
Kegiatan Maulid Nabi MIM Kauman mengusung tema “Bukti Cinta yang Sesungguhnya”. Para siswa didampingi guru berjalan bersama dari madrasah menuju Masjid Sabilurrahman Kauman sambil membagikan paket sayuran kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
Sebanyak 500 paket sayuran dibagikan dalam kegiatan tersebut. Aksi ini menjadi pengalaman langsung bagi siswa untuk belajar berbagi, peduli kepada sesama, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berbagi 500 Paket Sayuran Jadi Praktik Cinta Rasul
Kegiatan berbagi menjadi bagian penting dalam rangkaian Maulid Nabi MIM Kauman. Siswa tidak hanya diajak mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga belajar menerapkan nilai kepedulian melalui tindakan nyata.
Bagi siswa, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat dan belajar bahwa berbagi dapat dilakukan melalui hal sederhana.
Setelah kegiatan berbagi, para siswa mengikuti rangkaian acara di Masjid Sabilurrahman Kauman. Acara diawali dengan murojaah yang dipandu Ustadz Bashori.
Selanjutnya, Aleora Queena Arrofi, siswi kelas 5B, membacakan tilawah Al-Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Sukron mengingatkan para siswa agar senantiasa melaksanakan sunah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak harus selalu melaksanakan sunah Nabi, karena Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baik teladan.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui ungkapan. Kecintaan tersebut perlu tercermin dalam ibadah, akhlak, hubungan dengan sesama, serta kebiasaan memberikan manfaat.

Kajian Maulid Nabi Bahas Bukti Nyata Cinta Rasul
Rangkaian Maulid Nabi MIM Kauman kemudian dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan Ustadz Dzulqornain dari Kauman, Wiradesa.
Dalam kajiannya, Ustadz Dzulqornain menjelaskan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menguraikan makna tema “Bukti Cinta yang Sesungguhnya”. Para siswa diajak memahami hubungan antara kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan ketaatan kepada Allah SWT.
Menurut materi kajian yang disampaikan, mencintai Rasulullah SAW dapat diwujudkan dengan mengikuti apa yang telah dicontohkan Nabi. Selain itu, umat juga diperintahkan menaati Allah SWT dan menjauhi perbuatan syirik.
Beberapa ayat Al-Qur’an dibacakan sebagai landasan dalam menjelaskan pentingnya keimanan, ketaatan kepada Allah SWT, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi 1448 H tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Kajian memberikan pemahaman kepada siswa bahwa cinta kepada Rasulullah SAW perlu dibuktikan melalui perilaku dan keteladanan.
Nilai tersebut kemudian memiliki keterkaitan dengan kegiatan berbagi 500 paket sayuran. Siswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kepedulian kepada sesama sebagai bagian dari pengalaman belajar.
Siswa Rasakan Makna Berbagi dan Keteladanan
Kegiatan Maulid Nabi MIM Kauman juga meninggalkan kesan bagi para siswa. Salah satunya disampaikan Alzena Indraswari Yustitio, siswi kelas 3 ICP.
Ia mengaku senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari berbagi hingga kajian.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan berbagi dan kajian. Kegiatan ini membuat kita menjadi ingat Rasulullah dan semakin cinta kepada Allah.”
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan dapat berlangsung melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan siswa. Nilai berbagi dan kepedulian tidak hanya disampaikan melalui materi, tetapi juga dipraktikkan secara langsung.
Karena itu, pembagian 500 paket sayuran memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan sosial. Aktivitas tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk belajar memberikan manfaat kepada orang lain.
Selain itu, kajian memberikan landasan pemahaman mengenai makna cinta kepada Rasulullah SAW. Kedua kegiatan tersebut saling melengkapi antara pemahaman keagamaan dan praktik kepedulian.
Maulid Nabi MIM Kauman Dorong Siswa Berbuat Nyata
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kemudian ditutup dengan doa. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para siswa diharapkan semakin memahami makna cinta kepada Rasulullah SAW.
Kecintaan itu diharapkan dapat diwujudkan dengan mengikuti sunah Nabi, menaati perintah Allah SWT, menjaga akhlak, serta senantiasa berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama.
Pada akhirnya, Maulid Nabi MIM Kauman menghadirkan pesan bahwa cinta kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Sebanyak 500 paket sayuran menjadi salah satu bentuk sederhana dari pesan tersebut.
Melalui kegiatan berbagi dan kajian, siswa belajar bahwa keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat untuk peduli, berbagi, dan memberikan manfaat pun diharapkan terus tumbuh dalam diri mereka.
