Wiradesa, 1 September 2026 — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiradesa menerima wakaf tanah dari keluarga wakif yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA). Ikrar wakaf dilaksanakan di Musholla Roudhotul Muttaqien, Ketandan, dengan dipandu langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wiradesa, Muhammad Syaikhul Amin, S.H.I.

Pelaksanaan ikrar wakaf tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mendukung pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di bidang pendidikan anak usia dini. Tanah wakaf tersebut diharapkan dapat menjadi aset yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pembangunan TK ABA.
Kepala KUA Kecamatan Wiradesa, Muhammad Syaikhul Amin, S.H.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya ikrar wakaf serta berharap wakaf yang diberikan dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Wakaf merupakan amal jariyah yang memiliki nilai manfaat jangka panjang. Kami berharap tanah yang telah diwakafkan ini dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan sesuai dengan tujuan wakaf, sehingga memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan,” ujar Muhammad Syaikhul Amin, S.H.I.

Perwakilan keluarga wakif, H. Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa wakaf tanah tersebut didedikasikan untuk almarhumah ibunya yang memiliki peran dalam berdirinya TK ABA. Wakaf ini diharapkan menjadi bentuk penghormatan sekaligus kelanjutan dari perjuangan almarhumah dalam bidang pendidikan.
“Wakaf ini kami niatkan untuk almarhumah ibu kami, yang merupakan salah satu pendiri TK. Semoga apa yang beliau perjuangkan dalam bidang pendidikan dapat terus dilanjutkan dan tanah yang diwakafkan ini menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat,” ungkap H. Wahyu Hidayat.
Sementara itu, Nadhir PCM Wiradesa, H. Faizal Kuswidiyamto, S.Ag, menegaskan komitmen Muhammadiyah Wiradesa untuk menjaga amanah wakaf serta mengelolanya sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan.
“Amanah wakaf ini akan kami jaga dan kelola sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya. Insyaallah, tanah ini akan menjadi bagian dari pengembangan pendidikan Muhammadiyah-Aisyiyah melalui pembangunan TK ABA yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur H. Faizal Kuswidiyamto, S.Ag.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ketandan, Ustadz Mu’alim, turut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya proses wakaf tersebut. Menurutnya, keberadaan TK ABA diharapkan dapat memperkuat layanan pendidikan di lingkungan Ketandan dan sekitarnya.
“Kami menyambut baik dan bersyukur atas adanya wakaf tanah ini. Semoga proses pembangunan TK ABA dapat berjalan lancar dan nantinya menjadi sarana pendidikan yang bermanfaat bagi anak-anak serta masyarakat di Ketandan,” ujar Ustadz Mu’alim.
Ikrar wakaf tersebut disaksikan oleh berbagai unsur yang turut mendukung proses wakaf, di antaranya Majelis Pemberdayaan Wakaf PCM Wiradesa, keluarga wakif, perangkat Desa Wiradesa, PRM Ketandan, PRA Ketandan, serta Takmir Musholla Roudhotul Muttaqien Ketandan.
Dengan terlaksananya ikrar wakaf ini, Muhammadiyah Wiradesa berharap amanah tersebut dapat menjadi langkah awal bagi terwujudnya pembangunan TK ABA. Kehadiran lembaga pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendidikan anak usia dini, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkemajuan dan bermanfaat bagi masyarakat.
